Kategori: Nasional

  • Luar Biasa! Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Borong 3 Penghargaan Bergengsi Pajak Awards 2026

    Luar Biasa! Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Borong 3 Penghargaan Bergengsi Pajak Awards 2026

    satyanusa, Cilacap — Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Pajak Awards 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

    Tiga penghargaan tersebut yakni kategori Kontributor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Terbesar, Kontribusi Pajak Air Tanah Terbesar, serta OPTIMIS AWARD The Best Taxpayer of The Year.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, kepada Manager Finance RU IV Cilacap, Yudha Rastanura, di Aula Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cilacap, Selasa (26/5/2026).

    Ajang Pajak Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Cilacap kepada para wajib pajak yang dinilai memiliki kepatuhan dan kontribusi tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.

    Dalam sambutannya, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menegaskan pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Kabupaten Cilacap.

    Menurutnya, penerimaan pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan pelayanan publik kepada masyarakat.

    “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wajib pajak yang telah menunjukkan kepatuhan dan komitmen dalam menunaikan kewajiban perpajakan,” ujar Ammy.

    Ia juga mengapresiasi konsistensi para wajib pajak yang tetap patuh di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi saat ini.

    Pada ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap menyerahkan total 53 penghargaan kepada wajib pajak dari berbagai kategori, termasuk kepada Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap.

    Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menegaskan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan perpajakan.

    “Penghargaan ini menjadi bukti nyata kepatuhan dan kontribusi Pertamina dalam mendukung pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap,” kata Agustiawan.

    Menurutnya, Pertamina akan terus berkomitmen menjalankan kewajiban perusahaan secara profesional sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

  • Kajian Alqudwah Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap, Jejak Dakwah yang Tumbuh Bersama Masyarakat

    Kajian Alqudwah Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap, Jejak Dakwah yang Tumbuh Bersama Masyarakat

    satyanusa, Cilacap – Setiap Rabu siang, suasana di Masjid Baiturrahmah, kompleks Head Office (HO) Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap, selalu padat oleh jamaah. Usai salat Zuhur, ratusan jamaah dari berbagai kalangan perlahan memenuhi setiap sudut masjid.

    Di antara mereka, tampak para pekerja Pertamina duduk berdampingan dengan masyarakat umum, menyimak kajian keislaman yang disampaikan para dai.

    Pemandangan hangat ini menjadi rutinitas Kajian Rutin Alqudwah, program yang diselenggarakan Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap melalui Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap.

    Digelar setiap hari Rabu pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, program ini telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2017 dan menjadi salah satu wujud kontribusi perusahaan dalam membangun masyarakat, tidak hanya melalui energi, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial.

    Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menjelaskan perjalanan Kajian Alqudwah dimulai dari kegiatan sederhana yang dilaksanakan secara bergiliran di rumah para anggota tim manajemen RU IV Cilacap.

    “Pada awalnya, kajian ini dilaksanakan dari rumah ke rumah secara bergiliran. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual para pekerja di tengah aktivitas dan tanggung jawab pekerjaan yang padat,” ujar Agustiawan.

    Seiring berjalannya waktu, antusiasme peserta terus meningkat. Kajian dipusatkan di Masjid Baiturrahmah agar dapat menjangkau lebih banyak jamaah. Sejak saat itu, Alqudwah tidak lagi hanya menjadi ruang pembelajaran bagi pekerja Pertamina, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum dari berbagai wilayah.

    Setiap pekan, jamaah mengikuti kajian Islam tematik yang menghadirkan para dai dari Kabupaten Cilacap, bahkan sesekali dari luar daerah. Kehadiran penceramah dengan latar belakang dan keilmuan yang beragam membuat materi kajian selalu relevan.

    Lebih dari sekadar forum keagamaan, Kajian Alqudwah juga berkembang menjadi gerakan kepedulian sosial. Melibatkan berbagai fungsi internal perusahaan, kegiatan ini disertai dengan penyaluran donasi yang dimanfaatkan untuk mendukung operasional masjid dan musala di sekitar perusahaan, serta bantuan bagi anak yatim dan kaum duafa.

    Menurut Agustiawan, keberlangsungan program selama hampir satu dekade menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan kemanusiaan.

    “Kajian Alqudwah menjadi salah satu bentuk dedikasi Pertamina menguatkan nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Kami percaya keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat yang luas, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan energi, tetapi juga dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat,” tambahnya.

    Dampak positif program ini terlihat dari pertumbuhan jumlah jamaah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada awalnya hanya diikuti sekitar 20 orang, kini Kajian Alqudwah dihadiri hingga 500 jamaah setiap pekan. Kapasitas Masjid Baiturrahmah pun nyaris selalu penuh setiap Rabu siang.

    Bagi masyarakat, keberadaan kajian ini telah menjadi bagian dari rutinitas yang dirindukan. Salah satunya dirasakan oleh Sudiro, warga Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, yang hampir rutin mengikuti kegiatan tersebut.

    “Saya bersyukur Kajian Alqudwah masih terus berlangsung sampai sekarang dan jamaahnya semakin banyak. Semoga ini menjadi amal baik bagi Pertamina dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, di luar tanggung jawab perusahaan dalam menyediakan energi,” tuturnya.

    Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, Kajian Alqudwah hadir sebagai ruang untuk sejenak menenangkan hati, memperdalam ilmu agama, sekaligus mempererat tali persaudaraan.

    Kajian Alqudwah kini tumbuh menjadi jembatan yang menyatukan perusahaan dan masyarakat dalam semangat belajar, berbagi, dan menebarkan kebaikan bersama.

  • Idul Adha 1447 H Membawa Harapan, Dukungan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Menguatkan Peternak Lokal Cilacap

    Idul Adha 1447 H Membawa Harapan, Dukungan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Menguatkan Peternak Lokal Cilacap

    satyanusa, Cilacap – Momentum Idul Adha selalu membawa harapan tersendiri bagi para peternak sapi di Kabupaten Cilacap. Di tengah meningkatnya kebutuhan hewan kurban, para peternak lokal menanti datangnya pembeli yang tidak hanya mencari ternak berkualitas, tetapi juga dukungan nyata bagi keberlangsungan usaha mereka.

    Harapan itu dirasakan oleh Manto, peternak sapi asal Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah. Selama lebih dari 15 tahun, ia mengembangkan usaha peternakan yang kini memiliki dua unit kandang di Jalan Kalidonan Gang Kalibuntu RT 06 RW 21 berkapasitas 150 ekor sapi .

    Bagi Manto, Idul Adha menjadi salah satu periode terpenting dalam satu tahun usaha peternakannya. Karena itu, ia mengaku bersyukur ketika Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap turut membeli sapi dari kandangnya untuk kebutuhan bantuan hewan kurban tahun ini.

    “Tentu bersyukur, Pertamina ikut mendukung UMKM lokal seperti kami. Kehadiran perusahaan yang membeli sapi dari peternak sekitar sangat membantu keberlangsungan usaha kami,” ungkap Manto.

    Cerita serupa datang dari Basiran, peternak asal Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah. Setiap musim Idul Adha, pemilik kandang sapi Barokah asal Jl. MH Thamrin, Lomanis, Cilacap Tengah ini mampu menjual antara 30 hingga 70 ekor sapi, bahkan lebih. Tahun ini, sebagian ternaknya juga dipilih untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban Pertamina.

    Menurut Basiran, dukungan perusahaan kepada peternak lokal memiliki arti penting, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sebagai bentuk keberpihakan terhadap usaha masyarakat sekitar.

    “Kami berterima kasih kepada Pertamina yang rutin membeli sapi di tempat kami. Dukungan seperti ini membuat peternak lokal tetap eksis dan berkembang. Semoga setiap tahun jumlah pembelian sapinya bisa ditingkatkan sebagai wujud sinergi dengan tetangga terdekat,” ujarnya.

    Keterlibatan peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

    Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menjelaskan pada Idul Adha 1447 H, perusahaan menyalurkan total 31 ekor sapi dan 53 ekor kambing kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

    “Penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat serta mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar pada momentum Idul Adha,” jelas Agustiawan.

    Lebih lanjut, ia menegaskan pengadaan hewan kurban dilakukan melalui peternak lokal yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.

    “Pengadaan hewan kurban tahun ini sepenuhnya berasal dari peternak lokal. Ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung UMKM, khususnya para peternak sapi maupun kambing di Cilacap,” tambahnya.

    Melalui momentum Idul Adha, Pertamina tidak hanya menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menghadirkan manfaat berantai bagi pelaku usaha lokal.

    Dukungan terhadap peternak seperti Manto dan Basiran menjadi bukti bahwa hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh melalui kolaborasi yang saling menguatkan.

  • Semangat Idul Adha, GM RU IV Cilacap Ajak Perwira Pertamina Menjaga Amanat Energi Negeri

    Semangat Idul Adha, GM RU IV Cilacap Ajak Perwira Pertamina Menjaga Amanat Energi Negeri

    satyanusa, Cilacap – General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, mengajak seluruh Perwira Pertamina untuk membawa semangat berkurban dalam menjaga amanat besar mengelola energi nasional.

    Hal tersebut disampaikan Wahyu saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di kompleks Perumahan Pertamina Gunung Simping, Cilacap, Rabu (27/5/2026).

    Menurut Wahyu, Pertamina mendapat amanah besar dari negara untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga. Meski penuh tantangan, ia meyakini seluruh tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik apabila setiap insan Pertamina meneladani semangat pengorbanan Nabi Ibrahim ‘alaihi salam.

    “Pertamina mendapatkan amanah besar untuk memasok energi nasional. Ini tentu bukan tugas yang mudah. Namun dengan mengambil hikmah Idul Adha, yakni keteladanan pengorbanan Nabi Ibrahim, insya Allah seluruh beban pekerjaan akan terasa lebih ringan,” ujar Wahyu.

    Ia menambahkan, semangat berkurban tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan kurban, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Menurutnya, nilai pengorbanan dapat diwujudkan dengan mengorbankan waktu untuk membantu sesama, tenaga untuk kebaikan, serta harta bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Dengan semangat itu, kita tidak hanya menjalankan ibadah ritual, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan mempererat tali persaudaraan.

    Sementara itu, khatib Salat Idul Adha, Ustaz Milhan Royani dari Griya Quran Mulia Cilacap, dalam khutbahnya mengajak jamaah merefleksikan hikmah kepatuhan total Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT kepada putranya, Nabi Ismail AS.

    Pelaksanaan Salat Idul Adha yang dikoordinasikan Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap tersebut tidak hanya digelar di kompleks Perumahan Pertamina Gunung Simping, tetapi juga dilaksanakan di lapangan depan Head Office RU IV Cilacap serta kompleks Masjid Baitussalam, Perumahan Pertamina Tegalkatilayu, Cilacap Selatan.

    Usai pelaksanaan salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Pada Idul Adha 1447 Hijriah ini, tercatat sebanyak 31 ekor sapi dan 53 ekor kambing dari Perwira dan keluarga besar RU IV Cilacap didistribusikan kepada masyarakat sebagai wujud semangat berbagi dan kepedulian sosial.

  • Mamaku Sigap Bukti Kepedulian Nyata Pertamina, RU IV Cilacap Raih Dua Penghargaan TOP CSR 2026

    Mamaku Sigap Bukti Kepedulian Nyata Pertamina, RU IV Cilacap Raih Dua Penghargaan TOP CSR 2026

    satyanusa, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap kembali menorehkan prestasi di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang TOP CSR Awards 2026.

    Dalam penganugerahan yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin sore (25/5/2026), RU IV Cilacap berhasil meraih penghargaan kategori TOP CSR 2026 Bintang 4 serta TOP Leader on CSR Commitment 2026.

    Penghargaan diterima langsung oleh Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan. Dalam kesempatan itu kategori TOP Leader on CSR Commitment 2026 dianugerahkan kepada General Manager RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, atas konsistensi dan komitmen dalam implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan.

    Sedangkan kategori TOP CSR 2026 Bintang 4 diberikan karena perusahaan dinilai berada pada level sangat baik, khususnya dalam keselarasan program CSR dengan strategi pertumbuhan bisnis perusahaan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV) dan implementasi ISO 26000 Social Responsibility. Selain itu, mayoritas program CSR perusahaan dinilai mampu mendukung strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

    Agustiawan menjelaskan, program unggulan yang diusung dalam penilaian tahun ini adalah Masyarakat Mandiri Kutawaru, Sistem Integrasi Pengelolaan Lingkungan Kawasan Pesisir (Mamaku Sigap) di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah.

    “Program Mamaku Sigap menjadi inovasi sosial berbasis masyarakat yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi satu-satunya konsep pengelolaan sampah pesisir berbasis ekonomi sirkular dengan pengembangan berbagai unit usaha dan sumber pendapatan masyarakat,” jelas Agustiawan.

    Melalui program tersebut, RU IV Cilacap berhasil mendorong pertumbuhan unit usaha multiple commodities dan multiple income dengan omzet mencapai Rp366 juta per bulan. Selain itu, lebih dari 1.500 rumah tangga terlibat aktif dalam pengelolaan pertumbuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kawasan pesisir Kutawaru.

    Dari sisi lingkungan, program Mamaku Sigap mencatat berbagai indikator keberlanjutan, di antaranya pengelolaan 7,6 ton sampah/tahun, penanaman mangrove seluas 8,5 hektare, pengembangan lebih dari 78 ribu bibit mangrove wellbag dan non-wellbag, pengurangan emisi sebesar 5,46 ton CO2eq per tahun dari pemanfaatan palet, serta pengurangan emisi sebesar 877 ton CO2eq per tahun melalui penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

    Di aspek sosial, program ini berhasil mengintegrasikan lima kelompok masyarakat dalam pengelolaan sampah, membangun sinergi lintas pemangku kepentingan, melahirkan dua kegiatan sosial-kultural berbasis pengelolaan sampah, serta mencatat indeks kepuasan masyarakat sebesar 96,8 persen.

    Pada aspek ekonomi, program Mamaku Sigap turut mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui berbagai sektor usaha, di antaranya wisata Kampoeng Kepiting sebesar Rp72 juta per bulan, Pasar Amarta Rp62 juta per bulan, pesisir produktif Rp34 juta per bulan, serta sektor pertanian dan perdesaan budidaya sebesar Rp12 juta per bulan.

    Prestasi ini menjadi bukti komitmen Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap dalam menghadirkan program TJSL yang tidak hanya berdampak bagi masyarakat dan lingkungan, tetapi juga selaras dengan penciptaan nilai berkelanjutan bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

  • Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi dan Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merk Tertentu per 1 Juni 2026 Tidak Benar

    Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi dan Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merk Tertentu per 1 Juni 2026 Tidak Benar

    satyanusa, Jakarta – Pertamina Patra Niaga, menanggapi beredarnya informasi di media sosial mengenai daftar merk kendaraan yang disebut tidak diperbolehkan menggunakan Pertalite mulai 1 Juni 2026, menegaskan hingga saat ini belum ada, baik itu rencana ataupun arahan dari Pemerintah terkait hal mengenai pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan sebagaimana tercantum dalam unggahan yang beredar di media sosial.

    “Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator. Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun.

    “Pertamina Patra Niaga menjalankan mandat distribusi energi dan akan mengikuti kebijakan resmi Pemerintah. Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.” tambahnya.

    Saat ini, layanan distribusi dan penyaluran Pertalite tetap berjalan normal. Program Subsidi Tepat yang dijalankan merupakan bagian dari upaya mendukung tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran, dan tidak dapat disamakan dengan informasi viral berupa daftar kendaraan tertentu yang dilarang membeli BBM.

    Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator, maupun Pertamina sebelum membagikan ulang informasi di ruang digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

  • Merawat Kepedulian di HUT ke-26, PWP RU IV Cilacap Bagikan 785 Paket Sembako

    Merawat Kepedulian di HUT ke-26, PWP RU IV Cilacap Bagikan 785 Paket Sembako

    satyanusa, Cilacap – Semangat berbagi dan kepedulian kembali ditunjukkan Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah RU IV Cilacap dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 PWP. Melalui kegiatan bakti sosial, sebanyak 785 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dan para pekerja di sekitar operasional Kilang RU IV Cilacap.

    Penyerahan simbolis bantuan dilaksanakan di Gedung PWP, Komplek Perumahan Pertamina Gunung Simping, Cilacap, Jumat (22/5/2026), berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan.

    Ketua PWP Tingkat Wilayah RU IV Cilacap, Ny. Farika Wahyu Sulistyo Wibowo menyampaikan bantuan tersebut diperuntukkan para pekerja di lingkungan PWP, petugas jaga palang pintu kereta api, serta keluarga pra sejahtera di sejumlah kelurahan sekitar operasional Kilang RU IV Cilacap.

    Menurut Farika, kegiatan yang dimotori Bidang Sosial Budaya PWP Cilacap ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk terus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    “Melalui momentum HUT PWP ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar. Mungkin tidak besar nilainya, namun kami berharap dapat dirasakan ketulusan dan kepedulian kami kepada bapak dan ibu sekalian,” ungkapnya.

    PWP berharap dapat terus konsisten menebarkan kebermanfaatan di tengah masyarakat. Pihaknay juga memohon doa agar PWP senantiasa diberi kekuatan untuk terus menjalankan kegiatan sosial serta mendukung kelancaran operasional Kilang Cilacap yang menjadi salah satu objek vital nasional.

    “Kilang RU IV Cilacap memiliki peran strategis dalam menopang sekitar 34 persen kebutuhan BBM nasional dan 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar operasional kilang selalu berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

    Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan mengapresiasi konsistensi PWP dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

    “Tak terhitung banyaknya kepedulian PWP yang senantiasa hadir bersama perusahaan dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan. Semangat berbagi ini menjadi energi positif yang terus dirasakan masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, PWP RU IV Cilacap berharap nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus tumbuh, sehingga keberadaan perusahaan dan keluarga besar Pertamina dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

  • Jaga Keandalan Pasokan BBM Nasional, Ini Komitmen Keselamatan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap

    Jaga Keandalan Pasokan BBM Nasional, Ini Komitmen Keselamatan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap

    satyanusa, Cilacap – Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap kembali menegaskan komitmennya terhadap aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja melalui pelaksanaan pelatihan HSSE Passport 2.0 bagi pekerja dan mitra kerja.

    Pelatihan diikuti lebih dari 3.000 peserta dari unsur pekerja dan mitra yang terbagi dalam beberapa batch dengan 100 peserta pada setiap batch. Hal ini sebagai upaya perusahaan memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional.

    Manager Human Capital (HC) RU IV Cilacap, M. Hasan Ismail menyampaikan bahwa safety dan keselamatan merupakan prioritas tertinggi dalam setiap operasional perusahaan.

    “Perilaku safety wajib diulang-ulang agar menjadi budaya bagi setiap insan Pertamina. Keselamatan bukan hanya sekadar aturan, tetapi harus menjadi kebiasaan dan kesadaran bersama dalam setiap aktivitas kerja,” ujarnya.

    Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi dari para praktisi HSSE, meliputi HSSE Golden Rules, Bahaya di Tempat Kerja, Sistem Izin Kerja Aman (SIKA), Corporate Life Saving Rules, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), housekeeping, Process Safety Awareness, HSSE Observation & Stop Work Authority (SWA), Incident Reporting, hingga Human Factor.

    Hasan menekankan bahwa materi-materi tersebut bisa jadi sering diterima oleh para pekerja maupun mitra. Namun demikian, pengulangan dan internalisasi dinilai sangat penting agar seluruh insan perusahaan tidak lalai serta senantiasa siap menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan.

    “Dalam rangka internalisasi, hal ini wajib diulang-ulang agar tidak lalai dan senantiasa memahami langkah yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat,” tambahnya.

    Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan menegaskan bahwa perilaku dan budaya safety memiliki hubungan yang sangat erat dengan produktivitas kerja perusahaan.

    Menurutnya, penerapan budaya keselamatan yang kuat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan operasional RU IV Cilacap yang memiliki peran strategis dalam ketahanan energi nasional.

    “Perilaku dan budaya safety berbanding lurus dengan produktivitas kerja. Terlebih RU IV Cilacap memiliki tanggung jawab besar dalam menyuplai sekitar 34 persen kebutuhan BBM nasional dan 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa,” jelasnya.

    Melalui pelatihan HSSE Passport 2.0 ini, RU IV Cilacap berharap seluruh pekerja dan mitra kerja semakin memahami pentingnya budaya keselamatan, mampu mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini, serta menjadikan aspek HSSE sebagai bagian utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

  • Kilang Cilacap Donorkan Ratusan Kantong Darah, Tebar Harap & Semangat

    Kilang Cilacap Donorkan Ratusan Kantong Darah, Tebar Harap & Semangat

    satyanusa, Cilacap – Di tengah tingginya kebutuhan stok darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan, kepedulian para pekerja dan mitra kerja PT Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap kembali hadir dengan aksi nyata donor darah. Ratusan peserta dengan sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan sekitar Kilang Cilacap.

    Kegiatan donor darah yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026 tersebut merupakan kolaborasi Kilang Cilacap bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Antusias peserta selalu tinggi akan kegiatan ini, buktinya tercatat 450 lebih pendaftar yang berpartisipasi.

    Kali ini, Kilang Cilacap berhasil mengumpulkan sebanyak 378 kantong darah. Seluruh hasil donor darah akan didistribusikan ke PMI Cilacap guna membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

    Manager HSSE Kilang Cilacap, Reza Merizki Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami melakukan kegiatan rutin ini untuk memotivasi rasa peduli dan menguatkan harapan hidup bagi sesama, sehingga kegiatan ini menjadi semangat kemanusiaan yang bisa terus dijagadi lingkungan Kilang Cilacap,” jelasnya pada kesempatan lain.

    Reza menambahkan, Kilang Cilacap tidak hanya berfokus pada operasional perusahaan, namun juga berupaya aktif mendukung kebutuhan sosial masyarakat sekitar. Menurutnya, kepedulian terhadap isu kemanusiaan menjadi salah satu nial penting yang terus dijaga melalui kegiatan sosial berkelanjutan.

    Salah satu peserta donor darah sekaligus pekerja Kilang Cilacap, Ryan Wahyu, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sederhana tapi dampaknya besar, hanya dengan meluangkan waktu 10 menit untuk donor darah kita bisa membantu menyelamatkan harapan pasien yang mungkin sedang terpuruk,” ungkapnya.

    Terbukti melalui kegiatan rutin donor darah yang diadakan, Kilang Cilacap berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh dan berkembang di lingkungan pekerja maupun masyarakat luas. Sinergi bersama PMI juga akan terus dijunjung untuk memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat di Cilacap dan sekitarnya.

  • Produksi Avtur Kilang Cilacap Tetap Optimal Dukung Kelancaran Penerbangan Haji 1447 H

    Produksi Avtur Kilang Cilacap Tetap Optimal Dukung Kelancaran Penerbangan Haji 1447 H

    satyanusa, Cilacap — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap memastikan produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Avtur tetap optimal guna mendukung kelancaran mobilisasi jamaah calon haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Manager Refinery Business & Optimization (RBO) RU IV Cilacap, Endah Purbarani, menjelaskan realisasi produksi Avtur pada Januari hingga Februari 2026 berada pada performa optimal sebelum munculnya dinamika konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

    “Pada kondisi normal sebelum konflik geopolitik, performa produksi Avtur RU IV Cilacap berada pada level optimal sesuai target perusahaan,” jelas Endah.

    Ia menambahkan, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah mengalami eskalasi, produksi Avtur Kilang Cilacap tetap berada pada level aman dan terkendali.

    ”Selama musim penerbangan haji, produksi Avtur RU IV Cilacap tetap dapat memenuhi demand yang relatif meningkat yakni mencapai produksi 1,1 juta barrel. Jumlah tersebut setara sekitar 14 persen dari total produksi Avtur terhadap minyak mentah yang diolah di Kilang Cilacap,” ujarnya.

    Produksi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi penerbangan, khususnya untuk mendukung operasional penerbangan jamaah calon haji dari berbagai embarkasi di Indonesia.

    Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menegaskan Kilang Cilacap berkomitmen menjaga keamanan operasional dan keandalan produksi dalam berbagai kondisi, termasuk menyikapi tantangan konflik geopolitik global.

    “Kilang Cilacap memastikan produksi dan operasional tetap berjalan aman dalam kondisi apa pun, termasuk di tengah dinamika konflik geopolitik. Berbagai langkah mitigasi dan upaya strategis terus dilakukan agar suplai energi tetap tersalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Agustiawan.

    Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bagian dari peran strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kelancaran pelayanan ibadah haji masyarakat Indonesia.